Megapa Anda Wajib Mengenakan Sepatu Safety Boots

Image result for sepatu safety kerenMayoritas orang tidak membayar banyak perhatian untuk perlindungan kaki mereka. Bila Kamu salah satu dari mereka, Kamu harus merubah contoh fikir Kamu karena Kamu berjalan memakai kaki Kamu. Ada tak ada pengganti untuk cocok kaki Kamu. Sering, orang2 hanya mengerti mereka kudu mengambil baik-baik kaki itu setelah cedera. Juga, orang lain memikirkan kalau sepatu keselamatan rasakan berat, jadi mereka taksiran akan memakai type tapal kuda yg tidak tawarkan banyak perlindungan.

Tetapi, perusahaan diharuskan oleh dasar untuk meyakinkan keselamatan pekerja mereka. Satu di antara cedera yang umum dalam industri tempat melibatkan kaki dan banyak pekerja telah menanggung derita luka, memar, dan patah tulang. Cedera benar-benar dapat mengakibatkan amputasi dan cacat tetaplah. Peluang cedera ini dapat sudah menyusut bila karyawan dan majikan hanya dibayar karena perhatian kaki perlindungan.

Mungkin Kamu mengeluh tentang berat keselamatan alas kaki namun pelihara mereka tawarkan dapat melampaui apa yang bisa Anda pikirkan. Baiklah, orang memikirkan keselamatan tapal kuda berat, tidak nyaman & nyaman. Itu merasa panas dan keras namun itu harus dalam tempat kerja dan kausa utama apa sebab Kamu harus memakai itu sembari bekerja yaitu keselamatan.

Kamu tidak perlu buka diri pada bahaya ketika bekerja karena ada cara untuk melindungi sendiri. Sering kali, kelalaian pada beberapa langkah keamanan mengakibatkan kecelakaan. Di banyak tempat industri, sepatu safety boots meyakinkan keselamatan pekerja dari puing-puing jatuh yang mungkin sebaliknya mematahkan kaki seorang. Beberapa langkah keselamatan harus di perhatikan ditempat kerja, & administrator harus meyakinkan kalau karyawan akan mematuhi tata keselamatan. Kecelakaan ditempat kerja siap menyebabkan masalah dalam aplikasi dan pengurangan produktivitas.

Pokoknya, produsen sepatu bot sudah tingkatkan kwalitas sepatu pelindung untuk membiarkan pengguna yang merasa tambah nyaman. Menghindar yaitu hari-hari ketika sepatu keselamatan hanya ada yang berat & susah boots yang irk Kamu selama seharian. Ada beragam jenis sepatu keselamatan dan setiap merk yang datang dengan cara itu sendiri, manufaktur Sepatu pelindung. Kamu dapat memilih pada classic sepatu dan boots style militer. Standard boots merasa tenteram dan bukan sekedar baik untuk penyusunan tempat kerja namun dapat digunakan, juga, untuk aktivitas keseharian. Ketat pekerjaan memerlukan sepatu kokoh untuk perlindungan maksimal yang hanya dapat didapatkan dari sepatu bot militer. Sepatu keselamatan bot ini memiliki bala-bantuan kuat yang membuat perlindungan kaki Kamu dari desakan, panas, dan hasil pasukan.

15 Prinsip Aman Mengemudikan Forklift

Afbeeldingsresultaat voor Mengemudikan ForkliftSebuah forklift ukuran sedang memiliki berat yang sama dengan berat truk pengangkut (dump truck) dan dapat menyebabkan bahaya dan luka yang sama. Kita tentunya akan mengaplikasikan pengendalian yang ketat untuk alat-alat yang berat seperti truk pengangkut itu, maka hal yang sama harusnya berlaku juga pada forklift.

Data-data dari WorkSafe Victoria mengatakan tingginya kecelakaan kerja yang dikarenakan oleh forklift di daerah administrasinya. Data-data kecelakaannya yaitu seperti berikut :

  • Pada periode Januari 1985 sampai Januari 2006, 56 masalah kematian yang berhubungan dengan operasional forklift dilaporkan
  • Dari masalah kematian itu, 30 melibatkan pejalan kaki, 16 tertimpa beban, dan 14 tertabrak forklift
  • 10 kematian yang lain dikarenakan oleh operator yang loncat atau jatuh dari forklift yang rubuh hingga ia tergencet pada forklift dengan lantai
  • Forklift rubuh yaitu penyebabnya paling tinggi kematian nomer 2
  • Forklift rubuh terus-terusan hingga mengakibatkan banyak kecelakaan kerja

Agar bisa menghindar kecelakaan-kecelakaan itu, kita harus mengaplikasikan 15 Prinsip Aman dalam Mengemudikan Forklift

Memakai Sabuk pengaman dan sepatu pengaman
Sabuk pengaman sangat penting untuk melindungi operator tetaplah didalam kabin ketika forklift tabrakan atau rubuh. Sepatu pengaman atau sepatu safety juga sangat penting untuk melindungi kaki pekerja dari bahaya tertima benda berat atau tajam.

Operator Forklift menghadap ke arah tujuan
Ada beberapa type forklift seperti reach truck yang memiliki arah tempat duduk tegak lurus dengan garpu dab roda forkliftnya hingga seolah-olah ia bergerak ke samping. Pada type ini dan semua forklift, operator harus menghadapkan pandangan matanya ke arah maksud hingga dapat lihat semua potensi rintangan.

Membunyikan Klakson dipersimpangan
Setiap persimpangan menyebabkan kemungkinan titik buta (Blind spot) untuk operator forklift hingga operator tidak lihat forklift atau pejalan kaki yang jalan di segi lain persimpangan. Membunyikan klakson akan jadi peringatan untuk mereka yang ada di segi lain persimpangan.

Hentikan forklift ketika pandangan terhalang
Operator harus memberhentikan forkliftnya bila pandangannya terhambat mengingat ada kemungkinan yang mungkin nampak bila operator memaksakan jalan tanpa ada dapat lihat ke jalan depan. Sebagai jalan keluar, operator dapat memutar balik forkliftnya dan pandangannya 180 derajat hingga tak akan terhambat beban.

Melindungi jalur pejalan kaki dan Zebra Cross bebas dari semua halangan
Forklift dan pejalan kaki yang berada dalam 1 jalur dapat mempertinggi kemungkinan tabrakan pada pejalan kaki. Menempatkan palet atau benda lain di jalur pejalan kaki dapat bikin pejalan kaki keluar dari zona amannya, hingga mengakibatkan ia dapat tertabrak forklift.

Melindungi jarak 3 m pada pejalan kaki dan forklift dan forklift dengan forklift
Sebuah forklift yang jalan dengan kecepatan pejalan kaki, memerlukan jarak 3 mtr. untuk dapat berhenti dengan aman. Bila kurang dari itu, peristiwa inersia yang di terima forklift dapat mengakibatkan forklift rubuh. Oleh Karen itu, 3 M yaitu jarak minimal yang perlu dijauhi untuk kontak antar forklift-pejalan kaki dan forklift-forklift.

Menyimpan pallet di tempat yang telah ditandai atau ditentukan
Penyimpanan palet yang sesuai dengan tempatnya akan memastikan jalur pedestrian dan jalur forklift aman.

Meyakinkan palet yang diangkat dalam sesuai sama standard
Palet yang tidak cocok dengan standard dapat menyebabkan palet jatuh, forklift rubuh atau bahkan juga rusaknya rack penyimpanan

Meyakinkan barang terikat kuat dengan palet
Barang yg tidak terikat dengan palet dapat menyebabkan kemungkinan barang akan jatuh ketika forklift bermanuver atau ketika forklift menambah/turunkan barang.

Hindari untuk menggerakkan forklift ketika turunkan/barang
Ketika forklift menambah/turunkan barang akan terjadi perpindahan titik keseimbangan. Forklift yang bergerak ketika ini dapat kehilangan keseimbangannya hingga forklift akan rubuh.

Ketika menumpuk barang dilakukan dengan urut dan dapat dibuka dari 2 sisi
Hal semacam ini diperlukan agar jika ada suatu akses yang terhambat, operator masihlah mencapainya dari akses yang lain.

Mengangkat terlebih dulu palet sebelumnya dipindahkan ke tempat lain
Jauhi untuk mendorong palet dengan garpu karena akan mengakibatkan kerusakan lantai dan dapat mengganggu ke stabilan forklift

Memarkir Forklift posisi ujung garpu melekat di lantai dan dimasukkan kedalam tempat garpu di palet
Ujung garpu yang melekat di lantai dan terlindung oleh palet akan meminimalisasi kemungkinan orang lain tersandung karena garpu forklift.

Mencabut kunci forklift ketikan keluar dari forklift
Dengan mencabut kunci, kita dapat menghindar penggunaan forklift oleh orang yg tidak mumpuni.

Melakukan three point kontak ketika naik dan turun forklift
3 point kontak ketika turun/naik forklift dapat terwujud bila salah satu tangan operator memegang handle dekat stir forklift sesaat tangan yang lain memegang jok forklift. Ini akan menghindar operator terpeleset ketika naik/turun forklift.

Pentingnya APD Serta Sarana K3 Di Proyek Konstruksi Dan Migas

Image result for Pentingnya APD Serta Sarana K3 Di Proyek Konstruksi Dan Migas

Bekerja di bagian konstruksi tanpa APD? Jangan pernah ada di fikiran Kamu, terlebih bila Kamu bekerja di proyek migas, tentu terkena pinalty atau bahkan bisa langsung di keluarkan. Namun pokok persoalan bukanlah karena terkena peringatan atau dipecat, bahkan yang terutama yaitu untuk keselamatan Kamu.

Apakah itu APD?

Artikel ini akan menjelaskan apakah itu APD, beberapa macam APD bersama manfaatnya dan pentingnya fasilitas K3 dalam proyek konstruksi dan migas.

Proyek konstruksi dan migas, type pekerjaan yang digeluti fitter, welder dan sahabat pekerja proyek ini memang beriko tinggi dan riskan dengan kecelakaan. Keadaan lingkungan yang panas, berada di ketinggian, bertemu dengan benda-benda yang keras dan banyak orang bekerja yang lalu-lalang, tersebut beberapa contoh penyebabnya banyak insiden/kecelakaan yang terjadi di proyek konstruksi.

Kecelakaan mungkin mengakibatkan ancaman serius pada kesehatan dan keselamatan baik dalam periode pendek ataupun periode panjang. Tersebut penyebabnya, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proses pekerjaan konstruksi memang sungguh-sungguh harus di perhatikan. Ironisnya, terkadang masihlah banyak pula pekerja proyek, helper, fitter ataupun welder yang lupa dengan manfaat K3. Atau bebrapa janganlah kontraktornya sendiri yang pura-pura tidak tahu ketentuan K3?

Proses K3 dalam pekerjaan proyek konstruksi migas dapat dilakukan dengan beragam jenis cara. Perlindungan keselamatan dengan diawali pemakaian alat pelindung diri (APD) dan fasilitas kesehatan kerja yang baik. Setelah itu, tingkah laku kerja yang baik dan pemakaian perlengkapan kerja yang benar. Ke empat langkah tersebut, semua sama pentingnya.

Pada artikel ini, kami akan mengulas beberapa macam alat pelindung diri yang dipakai di proyek konstruksi dan migas dan pentingnya fasilitas pendukung keselamatan kerja (K3)

Pengertian APD?

APD atau Alat Pelindung Diri yaitu seperangkat alat yang dipakai oleh tenaga kerja membuat perlindungan semua atau beberapa badannya pada peluang ada potensi bahaya dan kecelakaan kerja. APD sering juga dimaksud PPE yakni Personal Protective Equipment.

MACAM-MACAM ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI BIDANG KONSTRUKSI DAN MIGAS

Beragam jenis alat pelindung diri di proyek konstruksi dan migas yaitu seperti berikut :

1. Alat Pelindung Kepala

Pelindung kepala/Safety Helmet berperan membuat perlindungan kepala dari benda keras, pukulan dan bentrokan, terjatuh dan terserang arus listrik.
Helm pelindung harus terbuat berbahan yang keras, cukup tebal dan terdapat tali pengikat helm.

2. Pelindung Muka dan Mata (Face Shield)

Face Shield berperan membuat perlindungan muka dan mata dari percikan benda – benda kecil, lemparan benda-benda panas, dampak cahaya, dan membuat perlindungan muka dari dampak radiasi tertentu.
Selain face shield, APD lain dapat memakai kacamata/gogle membuat perlindungan mata.

3. Pelindung Telinga

Membuat perlindungan telinga dari nada yang terlalu bising dipakai 2 jenis APD yakni :

  • Ear Plug (sumbat telinga), adalah APD yang berperan membuat perlindungan telinga dari beberapa nada yang terlalu bising.
    Bahan ini dapat terbuat dari karet, plastik keras, plastik yang lunak, lilin, dan kapas. Pada umumya type karet dan plastic lunak yang sering dipakai, karena dapat sesuaikan dengan bentuk lobang telinga.
  • Ear Muff (tutup telinga), memiliki manfaat yang sama juga dengan ear plug. Ear muff berupa seperti headset.

4. Pelindung Pernapasan

Masker Pernapasan dipakai ketika fogging dan pekerjaan berdebu. Maksud masker yaitu menghindar masuknya debu dan hawa kotor ke pernapasan.

Biasanya masker yang dipakai memiliki bahan kain, namun bila masuk ruang yang banyak terkandung debu partikel logam dan gas yang beresiko harus memakai masker type repirator.

Masker Respirator, memiliki manfaat yang sangat vital dalam melindungi hawa yang masuk ke paru paru kita, banyak perusahaan menggagap sepele hal semacam ini yang menyebabkan munculnya penyakit radang pernapasan dan dapat menyebabkan kematian.

7. Pelindung Tangan

Sarung Tangan berperan membuat perlindungan keselamatan tangan dari benda panas, kurangi cidera akibat bentrokan benda keras. Ada beragam jenis sarung tangan berdasar pada berbahan, yakni :

  • sarung tangan memiliki bahan kulit untuk pekerjaan pengelasan, pemotongan,
  • penyambungan tali baja, dan yang terkait dengan pekerjaan rigger.
  • Sarung tangan memiliki bahan vinyl untuk pekerjaan dengan zat kimia.
  • Sarung tangan memiliki bahan karet untuk pekerjaan listrik.
  • Sarung tangan memiliki bahan kain untuk pekerjaan enteng.

8. Pelindung Kaki

Safety Boot (sepatu safety) membuat perlindungan keselamatan kaki dari bentrokan benda keras dan kurangi kemungkinan dari tertimpa dan kejatuhan benda keras yang lain.
Ada beragam jenis sepatu safety, yakni :
Safety shoes dengan bahan kulit untuk pekerjaan berat dan riskan bentrokan.
Rubber boot dengan bahan karet untuk pekerjaan daerah basah.
Electrical shoes dengan bahan karet untuk pekerjaan listrik.

9. Pelindung Tubuh

Ada 3 jenis APD yang termasuk dalm alat pelindung tubuh, yakni :

a. Full Body Harness

Body Harness yaitu alat pelindung diri yang harus dipakai untuk pekerjaan pada ketinggian diatas 1, 5 m. Maksudnya yaitu membuat perlindungan diri dari peluang jatuh atau terpeleset.

b. Rompi

Rompi dipakai membuat perlindungan tubuh. Diluar itu, garis yang ada di rompi schotlite juga adalah sinyal agar pekerja terlihat di keadaan ruangan yang minim cahaya.

c. Pelampung

Bila seseorang pekerja konstruksi melakukan pekerjaan di sekitar perairan dalam atau diatas air laut, pelampung adalah APD yang perlu digunakan.
Pelampung berperan membuat perlindungan pemakai yang bekerja diatas air atau dipermukaan air agar terlepas dari bahaya terbenam dan atau mengatur keterapungan (buoyancy) pemakai agar tidak berada pada posisi terbenam (negative buoyant) atau melayang (neutral buoyant) didalam air.

PENTINGNYA SARANA K3 DI PROYEK KONSTRUKSI DAN MIGAS

Fasilitas K3 adalah sarana yang perlu ada di tempat proyek konstruksi dan migas untuk menanggung kesehatan dan keselamatan pekerja. Namun fakta di lapangan terdaftar hanya 30 % saja fasilitas yang ada. Bahkan juga berdasar pada pengalaman selama kami bekerja, fasilitas K3 sekalipun tidak di perhatikan oleh kontraktor, terkecuali di proyek migas.

Mengenai fasilitas Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) seperti yang diambil dari PIP2B (Pusat Info Pengembangan Pemukiman & Bangunan/http :// pip2bdiy. com) yaitu seperti berikut.

1. Ada fasilitas bersihkan mata dan tangan
Fasilitas ini dipakai untuk bersihkan diri setelah bekerja. Air pada sarana ini harus bersih dan dapat melayani semua pekerja.

2. Ada ruang istirahat dan makan untuk pekerja
Ada sarana ini bikin pekerja dapat beristirahat saat capek dan melindungi kwalitas makanan dari debu/kotoran.

3. Ada sarana toilet dan kebersihan
Penyebaran penyakit kerapkali berawal dari sanitasi yang jelek. Air seni dan kotoran manusia yang dibuang asal-asalan adalah media penularan penyakit. Oleh karenanya, sarana sanitasi harus disiapkan.

4. Ada sarana APAR, Fire extinguisher
Bahaya kebakaran dapat terjadi setiap saat hingga peralatan pemadam kebakaran harus selalu ada.

5. Ada kotak P3K
Kotak P3K adalah peralatan pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan kerja. Kotak P3K disarankan terbagi dalam kapas, perban, plester, obat luka bakar, kasa, Sopra-Tulle, gelas pencuci mata, aquades, oba tetes mata, obat merah, rivanol, alkohol 70%, balsem, peniti, gunting, vinset, dan sarung tangan karet.

6. Evacuation Sign/Akses pintu evakuasi tanpa ada halangan
Pintu darurat harus dapat mengevakuasi pekerja dengan cepat jika terjadi bencana. Oleh karenanya, pintu harus di beri sinyal evakuasi, penerangan yang cukup dan tidak ada rintangan (beberapa barang).

7. tersedianya air putih
Pada keadaan normal, manusia perlu minum air sekitar 2 sampai 2, 5 liter. Kekurangan minum mengakibatkan dehidrasi, mudah sakit dan hilangnya konsentrasi. Untuk hindari itu, setiap pekerjaan konstruksi harus sediakan air putih yang cukup untuk pekerjanya.

8. Ada barak kerja
Barak kerja adalah tempat tinggal sesaat/rumah untuk pekerja yang bermalam di tempat proyek. Barak pekerja harus disiapkan dengan keadaan yang nyaman, baik dan rapi agar pekerja dapat beristirahat dengan baik. Pemulihan tenaga pekerja adalah hal yang penting karena salah satu penyebabnya kecelakaan kerja yaitu hilangnya konsentrasi pekerja yang terlalu raih.

Agar terlaksananya pekerjaan konstruksi dengan lancar, segi keselamatan adalah hal yang paling penting untuk dikerjakan. Musibah memang tidak dapat kita tetapkan kapan terjadi. Tetapi karenanya ada pemahaman dan kepedulian mengenai pentingnya pemakaian APD dan mematuhi proses ketentuan keselamatan yang tepat akan kurangi kemungkinan musibah itu.

Simbol Keselamatan Kerja sebagai Alat Komunikasi

Image result for Simbol Keselamatan KerjaPekerjaan konstruksi ialah jenis pekerjaan lapangan nan berlangsung di loka terbuka. Kompleksitas pekerjaan ini melibatkan bahan bangunan, alat, peralatan, tehnologi, dan tenaga kerja nan dapat jadi sumber mungkin kecelakaan kerja. Oleh karenanya, diperlukan lambang keselamatan kerja nan terpasang dengan cara terang agar mengingatkan pentingnya menggerakkan mekanisme kerja nan kondusif dan teratasi.

Keadaan kerja nan didapati pada pekerjaan konstruksi sangat di pengaruhi keadaan lingkungan dan cuaca. Lingkungan kerjanya diantaranya di bawah tanah, loka lembab atau gelap, dan di bawah genangan air juga memengaruhi keadaan kesehatan tenaga kerja. Pasti sebuah kerugian besar nan harus dibayar mahal jika tenaga kerja trampil alami insiden kecelakaan kerja nan mengakibatkan kesibukan proyek berhenti.

Dengan cara generik penyebabnya kecelakaan kerja di bagian konstruksi berhubungan dengan aspek manusia dan aspek alat dan lingkungan. Human error adalah arti nan sering terdengar jika kecelakaan terjadi sebab kelalaian pekerja. Hal semacam ini dikarenakan oleh pengetahuan minim, kurang disiplin, keadaan mental tidak stabil dan tidak ada pengertian pada pekerjaan kerja nan diemban.

Aspek alat jadi aspek lain penyebab kecelakaan sebab rencana kesehatan dan keselamatan kerja nan jelek, perlengkapan pengamanan kurang mencukupi, kekeliruan pemakaian alat nan tidak sinkron prosedur. Misalnya penggunaan sepatu safety yang tidak sesuai standart dsb. Sedang keadaan lingkungan nan licin, gelap, pengap dan berdebu harus juga diperhitungkan jadi semula munculnya kecelakaan kerja.

Lambang Bahaya Kecelakaan

Kecelakaan kerja di bagian konstruksi di Indonesia terjadi saat pengangkutan dan jalan raya, kejatuhan benda, tergelincir, terpukul, jatuh dari ketinggian, dan kebakaran. Oleh karena itu, peringatan berbentuk lambang kecelakaan kerja sebaiknya terpasang dengan cara terang dan di ketahui setiap pekerja. Mengenai lambang dari bahaya kecelakaan nan dapat terjadi setiap saat adalah seperti berikut :

  1. Gambar orang tengah mengendarai sepeda motor memiliki kandungan arti karena kecelakaan sebab pengangkutan dan jalan raya. Angka 30 persen adalah cerminan buruk system transportasi dan jalan raya dari pihak pengelola proyek nan mumpuni.
  2. Gambar dua type perlengkapan perkakas yakni palu dan kunci cocok berdiri sama-sama bersilangan bermakna kalau kecelakaan terjadi sebab kejatuhan benda-benda keras dan tajam. Data mencatat sebesar 29 persen kecelakaan terjadi sebab karena ini.
  3. Gambar seseorang pekerja nan berada di atas tanah dengan kemiringan eksklusif adalah lambang kecelakaan kerja dikarenakan oleh tergelincir atau terpukul. Jumlah nan terdaftar sebesar 26 persen adalah tanda peringatan nan harus disikapi dengan cara serius.
  4. Gambar pesawat terbang mewakili karena kecelakaan kerja nan terjadi sebab jatuh dari ketinggian. Jumlah masalah nan ada di Indonesia terdaftar sebesar 10 persen.
  5. Gambar sebuah rokok nan menyala dalam lingkaran dengan sebuah garis diagonal mengartikan kalau kecelakaan terjadi sebab kebakaran. Data mencatat sebesar 5 persen kecelakaan terjadi sebab kebakaran.

Lambang keselamatan kerja hanya gambar nan memiliki kandungan pesan kalau kecelakaan terjadi sebab karena tertentu. Pelaksana lapangan proyek memegang fungsi krusial dalam mensosialisasikan pokok primer kesehatan dan keselamatan kerja (K3) pekerjaan konstruksi di lapangan. Banyak hal nan menyangkut K3 diantaranya ketentuan perundangan, organisasi K3, lambang keselamatan kerja, karena dan cara mencegah kecelakaan, dan karena dan cara mencegah masalah kesehatan tenaga kerja.

Lambang Keselamatan Kerja sebagai Alat Komunikasi

Untuk mengefektifkan pemahaman permasalahan keselamatan kerja, maka beragam lambang keselamatan kerja harus disosialisasikan dengan sebaik-baiknya. Orang-orang atau beberapa orang di lingkungan kerja harusnya mengerti melalui lambang keselamatan kerja ini. Dengan hal tersebut, maka kita dapat meminimalisasi kecelakaan kerja nan terjadi di lingkungan kerja.

Lambang keselamatan kerja memang memegang peran krusial dalam penambahan kemampuan dan produktivitas kerja pekerja. Ini adalah salah satu bagian langkah meningkatkan style hayati sehat di lingkungan kerja. Dengan mengerti lambang keselamatan sebaik-baiknya, maka peluang terjadinya kecelakaan kerja dapat dijauhi.

Selain perlengkapan safety seperti sepatu safety boot, lambang keselamatan ini adalah alat komunikasi nan efisien dalam mencegah terjadinya kecelakaan di lingkungan kerja. Dengan lambang keselamatan kerja, maka beberapa pekerja atau beberapa orang nan berada di lingkungan kerja dapat memposisikan diri dalam usaha menghindar kecelakaan kerja.

Lambang Keselamatan Kerja Sebagai Alat Komunikasi

Untuk membuat keadaan lingkungan kerja nan nyaman dan aman, maka setiap orang di lingkungan kerja, terlebih pekerja harus tahu kalau keselamatan kerja adalah sangat penting. Dengan keselamatan kerja, maka hal itu adalah bentuk dan bentuk dari pencerahan pada lingkungan kerja. Dan, ini adalah salah satu style hayati sehat di lingkungan kerja.

Dengan memakai lambang keselamatan kerja nan benar, maka pencapaian keselamatan makin besar. Lambang keselamatan kerja berikut nan sebenarnya sangat memastikan kesuksesan kerja seseorang pekerja. Sebab, dengan lambang keselamatan kerja ini, setiap orang dapat berkomunikasi dengan nan yang lain.

Ketika lambang keselamatan diaplikasikan buat beberapa type gambar keselamatan kerja, maka ketika tersebut sistem komunikasi terjadi dengan sendirinya. Komunikasi nan dilakukan dengan memprioritaskan beberapa lambang memiliki skala efektivitas tinggi dari pada sebatas pengarahan semata.

Macam Simbol Keselamatan Kerja

Bila kita memerhatikan simbol primer keselamatan kerja, maka kita dapat tahu kalau gambar nan tercantum adalah sebuah roda gerigi dan sebuah palang hijau. Dan, bila gambar dan palang ini kita mengerti dengan cara simpel saja dapat kita jabarkan seperti berikut :

Palang Hijau
Palang hijau, seperti palang merah pada PMI adalah lambang suatu hal nan berlebihan. Namun dalam hal semacam ini di beri rona hijau bermakna sebuah keadaan paling baik. Dalam hal semacam ini dapat disimpulkan kalau ada perlakuan khusus nan ekstra buat jadi keadaan paling baik.

Roda Bergerigi
Roda bergerigi, melukiskan sebuah sistem nan selalu berjalan. Roda bergerigi atau nan kita kenal sebagai roda gigi adalah sebuah roda penggerak nan memiliki kekuatan buat menggerakkan beragam hal, terutama keadaan bergerak maju dari sebuah aktivitas kerja.
Roda gigi juga memberi arti kalau ada sistem produksi atau kerja nan harus diberikan perhatian lebih buat mengarahkan pada konservasi paling baik. Dengan hal tersebut, terang untuk kita kalau nan diakukan adalah semua nan nan berkaitan dengan aktivitas kerja.

Warna basic hijau
Warna basic hijau memiliki arti keadaan nan nyaman dan aman. Dengan hal tersebut, ke-dua lambang atau gambar terdahulu, yakni roda giri dan palang hijau telah terang melukiskan dan memberitahukan pada orang-orang kalau nan diinginkan dalam segi keselamatan kerja adalah pengkondisian agar lingkungan kerja selalu dalam kenyamanan dan keamanan sempurna.

Kalau dalam segi keselamatan kerja memang kita tujukan agar kita tidak alami kecelakaan ketika bekerja atau melakukan aktivitas produksi. Dengan lambang ini, maka diinginkan ada perlakuan dengan cara optimal segalanya berkaitan dengan pengkondisian lingkungan kerja sebagai loka kerja nan nyaman dan kondusif dan agunan pada keselamatan dan kesehatan kerja beberapa pekerjanya.

Dengan memerhatikan segalanya nan terdapat dalam lambang keselamatan kerja, maka sekurang-kurangnya kita dapat tahu dan setelah itu mengerti kalau lambang keselamatan kerja adalah sumber info untuk kita.

Oleh karena itu, jangan sampai meremehkan semua lambang nan memberitahukan tentang keselamatan kerja! Kerjakan mulai saat ini agar saat kita bekerja selalu dalam keadaan nyaman dan aman.

Cara Efektif Menciptakan Keselamatan Kerja

Image result for Keselamatan Kerja

Keselamatan ditempat kerja menjadi hal vital dalam lingkungan warehouse, atau manufaktur. Mengingat kenyataan kalau sekitar 4, 600 pekerja meninggal dunia saat bekerja pada tahun 2012. Beberapa diantaranya mengalami luka-luka dan jumlahnya selalu bertambah setiap tahun, beberapa di antaranya dapat selamat. Kecelakaan di tingkat paling tinggi biasanya meluputi jatuh, kecelakaan di tangga, forklift, mesin, beberapa zat beresiko, pekerjaan listrik, dan permasalahan pernafasan.

Berikut ini yaitu 10 cara perusahaan dapat membuat dan tingkatkan keselamatan kerja, yang akan menghadap ke lingkungan yang lebih sehat, aman, dan produktif.

1. Staff training
Mungkin hanya satu cara agar perusahaan dapat kurangi terjadinya kecelakaan kerja, tingkatkan keselamatan kerja yaitu melalui program training yang lebih terang, mudah dibuka, dan lebih menyeluruh untuk semua karyawannya. Tidak perduli setinggi apa skill atau experience karyawan dalam bagian tertentu, seperti menjalankan forklift atau mengatasi beberapa bahan kimia, mereka tetaplah harus taat ikuti training yang ekstensif untuk semua segi pekerjaan. Pastikan Kamu dan tim pengelola perusahaan selalu mengusahakan segala teknik yang dapat di ajarkan agar pekerjaan mereka lebih mudah dan aman.

2. Pekerjakan pekerja yang kompeten
Ketika mengulas mengenai menambahkan karyawan dalam tempat kerja Kamu, pastikan Kamu memilih yang paling baik dari yang terbaik. Walau Kamu harus menggaji mereka sedikit lebih tinggi, kerjakanlah. Mempekerjakan seorang dengan terburu-buru hanya karena bagian produksi tengah sibuk-sibuknya dan memerlukan karyawan baru saat ini juga, bukanlah bermakna Kamu dapat berkompromi dengan kwalitas. Dengan mempekerjakan karyawan yang berkwalitas maka mereka akan kurangi kemungkinan kecelakaan kerja.

3. Memprioritaskan keselamatan ditempat kerja
Semua bermula dari Kamu. Bila Kamu sebagai bos melakukan tindakan tegas pada ketentuan keselamatan kerja dan memiliki komitmen, beberapa pekerja akan mencontoh tingkah laku kalau mereka harus memprioritaskan keamanan dan keselamatan, walau dalam kondisi produksi yang tengah tinggi-tingginya. Pekerja diwajibkan menggunakan alat pelindung saat bekerja seperti penggunaan pakaian safety, sepatu safety boot dll.

4. Perhatikan apa yang Kamu berikan
Ketika Kamu menghadiahi karyawan karena sudah merampungkan pekerjaan tepat waktu atau bahkan juga sebelumnya deadline, otomatis Kamu menghalalkan semua cara seandainya pekerjaan teratasi. Hal semacam itu dapat beresiko karena akan condong bikin mereka berkompromi pada keselamatan dan keamanan untuk tingkatkan produksi, jadi baiknya Kamu dapat menerangkan kembali kalau semua karyawan lebih penting melindungi keselamatan kerjanya dari pada menghasilkan dalam jumlah yang besar-besaran.

5. Gunakan rambu
Bahkan juga karyawan Kamu yang paling safety-orientedpun terkadang melupakannya. Cobalah gunakan di beberapa ruang kerja sebuah sinyal/rambu yang akan selalu mengingatkan setiap orang akan kemungkinan kerja yang selalu membayangi dan apa yang harusnya mereka kerjakan untuk mematuhi ketentuan keselamatan. Beberapa contoh yang dapat dicoba yaitu dengan menempatkan sinyal bertuliskan “helmet area” atau sign “cuci tanganmu” di ruang kamar mandi.

6. Berikanlah peralatan keselamatan yang mereka butuhkan
Bila Kamu tidak sediakan peralatan yang diperlukan agar mereka tetaplah aman dalam lingkungan kerja, seperti helm, sepatu safety boots berbuntut baja, piranti keselamatan dan bahkan juga kacamata safety, Kamu tidak dapat mengharapkan kalau mereka akan mengambil aksi mencegah. Dengan sediakan peralatan yang mudah dibuka dengan selekasnya maka akan tingkatkan kepatuhan mereka akan keselamatan kerja.

7. Selalu mencari cara untuk dikembangkan
Keselamatan kerja tidaklah hal yang static. Akan selalu ada ruang untuk pengembangan, maka kerjakanlah brainstorming dengan karyawan untuk mencari tahu cara untuk tingkatkan awareness mereka akan keselamatan kerja baik untuk teknisi mesin atau beberapa orang sekitar yang jalan melalui depan pabrik.

8. Upayakan selalu bersih
Lingkungan kerja yang berantakan memiliki potensi akan terjadinya kecelakaan kerja. Pastikan ruang kerja Kamu selalu bersih, rapi, dan kering agar aman untuk kebanyakan orang. Pastikan juga beberapa karyawan mengerti pentingnya ruang kerja yang bersih dan selalu tanamkan pada mereka untuk tetaplah bersih,

9. Kerjakan maintenance pada semua mesin dan perlengkapan
Mesin produksi, perlengkapan dan peralatan yang baik yaitu resep keberhasilan. Bila tidak diimbangin dengan perawatan dengan cara regular, beberapa barang ini akan tidak berperan dengan baik. Ini tidak cuma turunkan efisiensi dan produksi karena waktu akan terbuang untuk mereparasi dan memberi kemungkinan karyawan ketika memakai mesin yg tidak berperan dengan baik.

10. Berikan reward yang aman
Dari pada memberikan hadiah reward pada karyawan yang melampaui tujuan produksi tetapi jadi acuh dan tidak perduli mengenai keselamatan, lebih baik berikan hadiah untuk karyawan yang sudah menaati semua ketentuan keselamatan dan dengan cara berkelanjutan bekerja dengan efektif. Dengan lebih memprioritaskan keselamatan dari pada jumlah produksi, Kamu sudah memberikan hadiah value dari pencapaian dari pada lihat hasil pada akhirnya.

Sebagai atasan dan pengelola perusahaan, Kamu bertanggungjawab penuh atas keselamatan semua karyawan selama berada di lingkungan kerja. Selalu tumbuhkan pola fikir kalau keselamatan nomer satu pada mereka hingga kesadaran itu akan tumbuh dengan sendirinya tanpa ada paksaan.

Perencanaan Untuk Bekerja di Atas Ketinggian

Hasil gambar untuk Peralatan Standar K3 di ProyekSalah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja di ketinggian ialah minimnya perencanaan yang baik dalam menjalankan pekerjaan. Pekerjaan yang berisiko tinggi harusnya dapat direncanakan, sebab sejumlah alasan menjadi tidak terencana dan terkesan berjalan dadakan.

Tujuan perencanaan pekerjaan di ketinggian ialah menentukan potensi bahaya yang terdapat pada pekerjaan itu dan memastikan pengendalian seperti apa yang sesuai dalam meminimalisir resiko itu. Dalam rencana kerja di ketinggian terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan diantaranya :

Identifikasi Bahaya

Manfaat tahu bahaya apa sajakah yang terdapat pada pekerjaan di ketinggian yang akan dilakukan harus dilakukan kontrol yakni :

Kontrol fisik : Periksalah semua ruang dimana pekerjaan akan dilakukan, bawalah Check Daftar dan tulis semua peluang yang dapat mengakibatkan pekerja alami kecelakaan.

Prosedur : apakah semua prosedur yang terkait dengan pekerjaan itu telah tercukupi dan dipahami oleh semua pekerja. Bila memerlukan izin khusus, apakah telah memperoleh sinyal tangan dari pihak yang memiliki hak di tandatangani atau belum.

Masalah kecelakaan sebelumnya : mencari tahulah apakah sebelumnya pernah terdapat kecelakaan yang terkait dengan pekerjaan yang sama dengan yang akan ditangani, bila ada maka tekunilah pemicunya.

Penilaian Resiko

Penilaian resiko menerangkan tentang seberapa besar resiko pekerjaan yang akan dilakukan, bila pekerja terjatuh maka akan mengakibatkan keparahan yang seperti apa, apakah pekerja alami luka enteng, patah tulang atau sampai wafat.

Pengendalian Bahaya

Bahaya penting yang teridentifikasi harus dikendalikan manfaat membuat perlindungan pekerja pada kecelakaan. Pengendalian yang dapat dilakukan berbentuk eliminasi, isolasi atau meminimalisir tingkat keparahan.

Eliminasi adalah cara yang paling baik dalam pengendalian resiko, salah satu bentuk mengeliminasi bahaya adalah dengan tidak melakukan pekerjaan itu, walau demikian tidak melakukan apa-apa tidaklah pilihan yang tepat.

Kerjakanlah pengendalian yang dapat dilakukan, apakah pekerjaan dapat dilakukan dari bawah dengan memakai alat tertentu sampai tidak perlu naik ke atas ketika akan melakukan perawatan, apakah konstruksinya dapat dilakukan dibawah dan lalu di angkat ke atas, adakah alat bantu yang digunakan semisal Scafolding atau tangga portabel, apakah dapat tingkat keparahannya di turunkan jika memakai Fall Arrest, Net, Harness atau Air Bag. Atau alat pelindung seperti pakaian safety, sepatu safety dan lainnya.

Monitoring

Pendekatan yang telah dilakukan harus di pastikan keefektifannya selama pekerjaan itu berjalan manfaat menanggung tidak terdapatnya kelalaian sedikit pun atau penyimpangan yang dapat mengakibatkan kontrol atau pengendalian tidak jalan dengan baik. Oleh karena itu perlu dilakukan penelusuran atau inspeksi dengan cara berkala, melakukan sosialisasi pada semua pekerja dan pengawasan.

Dokumentasi

Semua berkas rencana semisal HIRA atau IBPR, izin kerja, bukti komunikasi dan pengendalian yang telah dilakukan harus tersimpan dengan rapi. Hal itu mempunyai tujuan untuk pengendalian dokumen.

Tersebut beberapa langkah rencana untuk bekerja di ketinggian. Demikian tingginya resiko pekerjaan ini, maka jangan pernah alami kegagalan dalam merencanakannya.

Alat Pelindung Mata dan Wajah

Pekerja bisa terkena bahaya yang bisa menciderai mata dan wajah. OSHA mewajibkan manajemen untuk memastikan mata dan wajah pekerja terproteksi dari potensi bahaya di tempat kerja dengan memakai alat pelindung mata dan wajah yang tepat. Bahaya yang bisa meneror mata dan wajah yaitu seperti partikel yang berterbangan, bahan kimia cair, logam cair, bahan kimia asam atau basa, bahan kimia menguap dan gas dan radiasi cahaya. Banyak peristiwa kecelakaan kerja yang melukai mata atau wajah akibat pekerja tidak memakai alat pelindung mata dan wajah atau memakai lewat cara yg tidak benar. Oleh karenanya manajemen perusahaan harus meyakinkan ketersediaan alat pelindung mata dan wajah yang sesuai sama bahaya yang terdapat pada semasing ruang kerja.

Salah satu yang sering jadi persoalan di dalam pemakaian alat pelindung mata yaitu untuk pekerja yang memakai kacamata positip atau negatip (kacamata resep). Banyak perusahaan yang membolehkan memakai kacamata resep tanpa ada ditambah dengan kacamata pelindung (safety). Ada pula perusahaan yang memaksa pekerja memakai kacamata safety yg tidak dapat dipakai dengan cara berbarengan dengan kacamata resep dan memaksa menanggalkan kacamata resep hingga mengganggu penglihatan sipekerja. Kedua cara itu tidak bisa dibenarkan, memakai kacamata resep tanpa ada kacamata safety yaitu beresiko karena kacamata resep bukanlah kacamata pelindung, demikian pula menanggalkan kacamata resep dan memakai kacamata safety juga membahayakan karena mengganggu penglihatan pekerja. Oleh karenanya pihak manajemen perusahaan harus sediakan kacamata pelindung yang dapat dipakai berbarengan dengan kacamata resep untuk pekerja yang membutuhkannya. Bahkan juga ada penyuplai kacamata safety yang sediakan kacamata pelindung yang dapat dikumpulkan dengan kacamata resep.

Beberapa Type Alat Pelindung Mata dan Wajah

Dalam memilih type alat pelindung mata dan wajah yang sesuai sama keperluan dan keadaan pekerja harus memperhitungkan beberapa hal berikut :

  • Kekuatan alat itu membuat perlindungan dari bahaya di tempat kerja yang khusus.
  • Keselarasan dan kenyamanan untuk dipakai.
  • Memberi pandangan yang pasti dan keleluasaan bergerak yg tidak dibatasi.
  • Tahan lama dan mudah dibersihkan.
  • Secara fungsi dapat dipakai dengan APD lain bila diperlukan, misalnya penggunaan pakaian safety, sepatu safety, helm safety dan lainnya.

Baiknya beli alat pelindung mata dan wajah dari penyuplai yang telah memiliki reputasi baik dan memiliki standard dalam penyediaan APD. Standard yang paling banyak dipakai dan direferensikan oleh OSHA yaitu standard ANSI (American National Standard Institute) dengan nomer ANSI Z87. 1-1989. Beberapa type alat pelindung mata dan wajah yaitu seperti berikut :

  • Kacamata Safety ; bahan kacamata ini memiliki kekuatan membuat perlindungan mata dengan lensa yang tahan bentrokan dan frame dari palstik atau logam. Beberapa jenis memiliki perisai samping (Saksikan gambar 1).
  • Goggles ; yaitu kacamata pelindung yang menutupi semua ruang di sekitar mata. Goggles dapat membuat perlindungan mata dari debu dan percikan bahan kimia cair. Goggles dapat juga dipakai berbarengan dengan kacamata resep karena disainnya yang semakin besar (saksikan gambar 2).
  • Perisai Pengelasan (Welding) ; biasanya di buat dari fiberglass dan diperlengkapi dengan lensa saring hingga dapat membuat perlindungan mata dari luka bakar akibat radiasi cahaya inframerah yang datang dari pengelasan, perisai ini dapat juga melindungi wajah dari percikan api dan logam panas dari pengelasan. OSHA mensyaratkan lensa filter memiliki nomer peneduh (shade number) yang dapat ditata sesuai sama radiasi cahaya ketika pengelasan (saksikan gambar 3).
  • Kacamata Pengaman Laser ; kacamata ini khsusus di buat membuat perlindungan mata dari cahaya laser. Penentuan type kacamata ini bergantung pada perlengkapan dan keadaan operasi di tempat kerja.
  • Perisai Wajah ; terbuat dari lembaran plastic transparan yang bisa menutupi semua wajah yang bisa membuat perlindungan semua wajah dari percikan atau semprotan cairan atau debu beresiko. Namun perisai wajah tidak bisa membuat perlindungan dari bahaya bentrokan dan karenanya harus dipakai berbarengan dengan kacamata safety untuk perlindungan pada benturan.

Setiap type pelindung mata dan wajah itu didesain membuat perlindungan dari bahaya dengan cara specific, oleh karenanya perlu dilakukan identifikasi bahaya sebelumnya memastikan type alat pelindung mata dan wajah yang diperlukan.