Tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Gambar terkait

Hampir setiap orang kesulitan mendefenisikan apakah itu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tetapi pada dasarnya Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yaitu bagian yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di sebuah institusi ataupun tempat proyek. Maksudnya pun yaitu untuk pelihara kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja.

Ditambah lagi program kesehatan kerja adalah suatu hal penting dan perlu di perhatikan oleh pihak entrepreneur. Melansir laman safetyshoe diterangkan kalau karenanya ada program kesehatan yang baik akan untungkan beberapa karyawan dengan cara material, karena karyawan semakin lebih jarang tidak hadir, bekerja dengan lingkungan yang lebih mengasyikkan, hingga keseluruhannya karyawan akan dapat bekerja lebih lama.

“Istilah kesehatan dan keselamatan kerja merujuk pada keadaan psikologis fisik dan psikologis pekerja yang disebut hasil dari lingkungan yang didapatkan oleh perusahaan. Bila suatu perusahaan melakukan pengukuran keamanan dan kesehatan yang efisien, makin sedikit pegawai yang alami efek penyakit periode pendek atau periode panjang akibat bekerja di perusahaan itu. ”

Lalu apakah itu Kesehatan Kerja?

Program kesehatan kerja yaitu “Keselamatan kerja tunjukkan pada keadaan yang aman atau selamat dari penderitaan, rusaknya atau kerugian ditempat kerja.”

Pengertian lain “Keselamatan kerja yaitu keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan sistem pemrosesannya, landasan tempat kerja dan lingkungannya dan cara–cara melakukan pekerjaan.”

Dalam hal semacam ini pemakaian alat kerja harus betul-betul diperhatikan oleh setiap perusahaan. Perlu untuk diketahui kalau alat keselamatan kerja harus juga penuhi standard kesehatan dan keselamatan kerja nasional seperti pemakaian helm safety, jaket safety serta sepatu safety.

Dan pastinya hal semacam ini dapat tingkatkan kwalitas kemampuan karyawan yang bermakna dengan cara jumlah dan kwalitas sukses diraih oleh seseorang karyawan dalam melakukan tugasnya sesuai sama tanggung jawab yang didapatkan padanya.

Diluar itu hasil dari sistem pekerjaan tertentu dapat terencana dengan cara tepat pada saat dan tempat dari karyawan dan organisasi yang berkaitan. Tetapi ukuran kemampuan karyawan dapat diliat dari segi jumlah dan mutu tertentu, sesuai standard organisasi dan perusahaan.

Dan riset baru baru ini mengungkap ukuran kemampuan dapat di defenisikan memakai tiga tanda ini seperti berikut :

  1. Jumlah kerja, yakni jumlah yang dibuat dalam kurun waktu yang sudah ditetapkan.
  2. Kwalitas kerja, yakni mutu pekerjaan sebagai output yang perlu dikerjakan.
  3. Ketepatan atau keselarasan waktu, yakni menyangkut keseseuaian waktu penyelesaian pekerjaan dengan alokasi waktu yang direncanakan untuk kerjakan suatu pekerjaan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s