Industri Sepatu Safety dengan SNI

Image result for Panduan Cara Menentukan Safety Shoes yang Sesuai

Sepatu pengaman (safety shoes) yakni alat pelindung diri sebagai bagian dari product alas kaki, sampai saat ini demikian diperlukan oleh grup industri manufaktur dalam penuhi sisi keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan (K3L) untuk beberapa pekerjanya, terlebih yang memiliki Lingkungan kerja yang memiliki kandungan kemungkinan. Manfaat safety shoes untuk karyawan memiliki peran penting dalam keselamatan kerja, Selain itu Sinyal tanda sepatu safety memiliki khas sendiri yaitu memiliki bahan kulit dan memakai type sole rubber dan rubber-pu.

Industri yang hasilkan Sepatu pengaman harus penuhi ketentuan Ketetapan Menteri Perindustrian nomor 164/M-IND/PER/12/2009, yaitu mengacu pada persyaratan yang ada pada SNI 0111 : 2009, Sepatu pengaman atau sepatu safety dari kulit dengan sol karet buat vulkanisasi dan SNI 7079 : 2009, Sepatu pengaman atau sepatu keselamatan dari kulit dengan sol poliuretan dan termoplastik poliuretan sistem buat injeksi.

Dalam gagasan pengkayaan pengetahuan sumber daya di lingkungan Pusat Perumusan Standar-BSN mengenai bagaimana SNI diterapkan oleh industri sekalian untuk menjaring input dalam pengembangan SNI itu dari grup industri alas kaki, Kepala Pusat Perumusan Standard (PPS).

Sepatu safety buatan indonesia sendiri mimiliki permasalahan, Permasalahan paling penting yang dihadapi dalam system produksi yang sama seperti persyaratan SNI yakni kesulitan dalam dapatkan bahan baku shoe cap yang terbuat dari baja dengan kekuatan 200 Joule. Sampai saat ini, industri harus mengimpor item itu dari Cina dan Brazil, sampai saat dalam siapkan barang itu demikian lama dan memaksa industri untuk memiliki persediaan yang memiliki resiko pada terganggunya kontan flow finansial perusahaan.

Permasalahan lain terkait bahan baku yakni penyediaan bahan kulit untuk sepatu yang perlu penuhi ketentuan SNI yakni dengan ketebalan 1, 8 mm s/d 2 mm. Walaupun barang yang ada mudah didapat dari dalam negeri, walaupun itu sangat sedikit produsen yang ingin siapkan type bahan kulit yang sama seperti ketentuan SNI itu.

Biasanya, produsen hanya siapkan bahan kulit berketebalan 1,4 mm s/d 1,5 mm. Pemicunya permasalahan ini tidak terlepas dari masih tetap ada sepatu pengaman di market yg tidak penuhi SNI dengan harga lebih lebih murah dan tetaplah laku di market. Namun, walaupun ada beberapa permasalahan itu, Industri sepatu safety online tetap memegang prinsip tinggi dalam penuhi SNI untuk melindungi kualitas product yang dibuatnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s